Friday, March 3, 2017

Tips Kandang Burung Puyuh Ideal

Hello Sahabat Bloger...
Sebelumnya admin sudah post tentang Cara Mudah Budidaya Burung Puyuh, nah Kali Ini Admin Post tentang bagaimanasih kandang ideal untuk bahan rupiah untuk kita ini?
Kenyamanan diperlukan agar puyuh dapat beraktifitas dengan tenang tanpa adanya  tekanan kepadatan puyuh yang berakibat terjadinya perebutan kebutuhan hidup seperti pakan dan minum.
Tinggi bangunan sebaiknya tidak kurang dari 5,5 meter. Semakin tinggi bangunan akan semakin baik karena ruang untuk udara tersedia  lebih banyak sehingga ruang didalamnya tidak pengap.
Lebar bangunan tidak lebih dari 7 meter dan kemiringan atap 45 derjat.

Tips Kandang Burung Puyuh IdealTips Kandang Burung Puyuh Ideal

Beberapa hal yang harus di perhatikan dalam pembuatan kandang meliputi ukuran kandang, tingkat kepadatan, tingkat posisi kandang, bahan pembuat kandang, ketersediaan dan ketermudahan jangkauan pakan, serta ketersediaan alat-alat penunjang untuk memenuhi kebutuhan puyuh dalam kandang.

A. Perhatikan ukuran kandang yang hendak dibuat.

Dalam pembuatan kandang, ukuran kandang harus disesuaikan dengan lahan yang ada. Selain dari segi ketersediaan lahan, pembuatan kandang harus memperhatikan sifat dari burung puyuh.
Puyuh adalah unggas yang memiliki sifat alami  yaitu gemar berlari dan melompat. Ukuran kandang perlu  dipertimbangkan agar  tidak terlalu sempit  dan terlalu luas untuk bagi ruang gerak puyuh .
Dilihat dari ketersediaan lahan dan jumlah puyuh yang akan dipelihara maka kandang puyuh dibedakan menjadi kandang bertingkat.

Pada kandang tidak bertingkat, panjang kandang yang harus dibuat tidak dibatasi, tetapi disesuaikan dengan ketersediaan lahan. sementara lebar kandang  yang disarankan tidak lebih dari 60 cm atau disesuaikan dengan jangkauan tangan agar penanganan saat pembersihan kotoran dan pengambilan telur lebiih mudah. Tinggi kandang maksimal  yang dianjurkan adalah 30cm agar jika puyuh melompat, daya bentur yang terjadi antara puyuh dengan atap kandang tidak terlalu keras. Benturan dapat mengakibatkan luka pada kepala puyuh. Penentuan tinggi kandang ini perlu di perhatikan karena puyuh suka melompat-lompat.

Untuk kandang bertingkat, terdapat dua macam bentuk kandang, yaitu kandang  bertingkat vertikal dan bersusun. Kandang vertikal digunakan pada lahan sempit agar puyuh dapat dipelihara dalam jumlah lebih banyak dibandingkan kandang tidak bertingkat pada suatu luasan yang sama. Kandang bertingkat vertikal ini  sebaiknya di buat tidak lebih dari empat tingkat. Jika lebih, biasanya tingkat diatasnya akan terabaikan. Semakin tinggi tingkat kandang maka perhatian yang diberikan pada tingkat teratas semakin berkurang. Hal ini terjadi akibat kondisi kandang yang sulit diawasi. Ukuran yang ideal untuk kandang bertingkat vertikal sama dengan kandang tidak bertingkat.

Kandang  bersusun memiliki susunan kandang seperti anak tangga. Panjang kandang yang disarankan disesuaikan dengan ketersediaan lahan, sedangkan lebar kandang 45cm dan tinggi kandang 15 cm. Ukuran lebar dan tinggi kandang bersusun lebih pendek dari kandang bertingkat. Pengurangan ukuran ini dilakukan karena menjorok sehingga kandang diposisi paling atas dapat terjangkau. Jumlah susunan kandang bersusun lebih baik sebanyak tiga susun. Jika lebih, kandang diatas nya susah dijangkau . Pada kandang tersusun terdapat lahan kosong di bagian bawah susunan kandang. Kelebihan kandang bersusun antara lain kematian akibat benturan kepala dengan atap kandang lebih rendah karena tinggi kandangnya hanya 15 cm, sirkulasi udara dalam sangkar lebih  bagus, dan mudah   melakukan kontrol atau seleksi kesehatan agar puyuh mendekati masa afkir.

Bangunan yang dibuat harus memberikan keteduhan pada kandang yang ada didalamnya. Kandang merupakan tempat tinggal dan beraktifitas bagi puyuh. Seberapa jauh puyuh akan ''kerasan'' menikmati hidup  tergantung dari kenyamanan tempat tinggalnya.

B. Perhatikan Kepadatan puyuh dalam ruangan kandang

Kepadatan yang ideal untuk kandang bertingkat adalah 250 cm/ekor puyuh. Sementara kepadatan yang disarankan untuk kandang bersusun adalah 200cm/ekor puyuh. Jika luasan yang diberikan untuk tiap ekor puyuh lebih sempit dari yang dianjurkan, mengakibatkan puyuh tidak leluasa bergerak. Ketidak aktivan puyuh akibat tidak leluasanya tempat untuk bergerak menyebabkan puyuh mudah menyebabkan penyakit.

 Luasan yang lebih besar menyebabkan puyuh lebih leluasa untuk berlari-lari. Jika ruangan terlalu luas maka cadangan lemak dan protein didalam tubuh akan banayak dikeluarkan dalam bentuk energi untuk beraktifitas. kehi;angan protein dari dalam tubuh akan menyebabkan produktivitas menurun.

C. Posisi bangunan kandang

Bangunan hendaknya dibangun membujur timur-barat. Hal ini dilakukan untuk menghindari sinar matahari secara langsung pada saat terik dapat menyebabkan dehidrasi dan stres pada puyuh. Oleh karena itu, lingkungan disekitar kandang perlu ditanami pepohonan untuk memberikan keteduhan. Fungsi lain dari adanya pepohonan ini adalah mengurangi kecepatan angin yang menerobos kedalam bangunan.
Demikian Postingan Kita Kali ini, semoga bermanfaat dan dapat membantu pembaca, untuk kritik dan saran yang membangun dapat mengisi komentar atau langsung ke menu Contact Us

Tuesday, February 28, 2017

Memberikan Vaksin Untuk Burung Puyuh

Salah satu kendala dan ancaman dalam usaha ternak adalah penyakit yang mengancam, hal ini juga terjadi pada ternak burung puyuh, ternak-ternak lain dari jenis unggas atau bukan unggas selalu saja dihadapkan pada masalah yang sama yaitu ancaman Penyakit. Apa saja sih penyakit yang kemungkinan besar dapat menyerang ternak burung puyuh kita?!
Lantas Bagaimana sih cara mengatasi penyakit-penyakit tersebut?!

cara memberikan vaksin untuk burung puyuh

Kali ini Admin Akan Membahas cara memberikan vaksin pada burung puyuh. langsuk saja kita simak.

A. Jenis Penyakit dan Terapi yang diberikan


1. Penyakit Cacing
Ternyata, penyakit cacing atau cacingan ini tak hanya terjadi pada manusia, tetapi juga pada burung. Penyakit cacing pada burung akan terlihat dari tanda-tanda berupa perubahan bentuk badan burung yang berangsur-angsur menjadi kurus dan kering. Penyakit cacang pada burung ini bisa disembuhkan dengan cara pemberian obat cacing pada minuman burung.

Pemberian obat cacing pada burung ini harus sinkron dengan ketentuan atau mengikuti peraturan yang diberikan oleh pabriknya. Jangan sampai pemberian obat ini over takaran sebab nantinya  bukannya sembuh, justru malah langsung mati. Beberapa jenis penyakit cacing yang sering diderita burung, di antaranya cacing pita, cacing rambut, dan cacing usus buntu. Cacing-cacing tersebut sebagai benalu dalam tubuh burung sehingga sangat membahayakan.


2. Penyakit Tetelo atau New Castle Disease (NCD)
Anda bisa memastikan bahwa burung puyuh terkena penyakit ini ketika melihat beberapa gejala, seperti burung kelihatan indolen dan seperti mengantuk secara terus menerus. Lalu, kepalanya selalu menunduk dan ada juga yang selalu menghadapkan kepalanya ke atas, serta kadang-kadang burung memutar lehernya. Gejala lainnya bisa dilihat dari nafasnya yang sesak serta seringnya burung membuka paruh seperti kepanasan.

Penyembuhan penyakit tetelo ini dapat dilakukan dengan cara memberikan pil atau kapsul antitetelo. Pil atau kapsul-kapsul ini sudah banyak diproduksi oleh pabrik-pabrik obat-obatan khsusu buat ternak. Tidak hanya oleh pabrik, obat-obat ini juga banyak diracik oleh peternak-peternak yang sudah besar. Pil atau kapsul-kapsul ini sebenarnya hanya mengurangi penderitaan si burung, sebab hingga saat ini, obat yang benar-benar mampu menyembuhkan penyakit ini belum ditemukan.


3. Penyakit Pilek dan Snot
Jika Anda mendapati burung-burung ternak sering bersin, air matanya selalu mengucur, lesu, kurus, bisa jadi burung ternak Anda sedang terserang penyakit pilek dan snot. Penyakit ini biasanya terjadi karena burung kekurangan vitamin A.

Untuk itu, pemberian vitamin A yang mencukupi mampu menyembuhkan penyakit tersebut. Setelah mengonsumsi vitamin A yang mencukupi, biasanya burung-burung akan kembali sehat sepertisedia kala.


4. Penyakit Mencret Merah
Penyakit mencret merah pada burung ditandai dengan gejala seperti burung menjadi sering duduk dengan kepalanya agak ditarik ke dalam. Sayapnya akan terkulai dan mencuat ke bawah seakan-akan tergantung. Bulunya kusut. 
Untuk mengobati penyakit tersebut, Anda dapat memberikan minuman dari campuran sulfa atau dapat juga dari campuran trisulfa atau sulfa nezatine .


5. Penyakit Cacar
Penyakit cacar pada burung ditandai dengan gejala-gejala seperti bagian muka burung yang ditumbuhi bintik-bintik kecil. Kadang, bintik-bintik itu merupakan sebuah kurap, namun kurap tersebut seperti bersambungan dan menempel pada kulit atau ada juga yang menempel pada bulu.

Lalu, gejala lainnya ialah mulut burung sering mengeluarkan lendir yang berbau sehingga mengganggu pernapasannya sendiri. Untuk penyembuhan penyakit ini, setidaknya terdapat beberapa cara yang dapat Anda lakukan.

Pertama dapat dengan vaksinasi. Vaksin dapat dicoretkan pada ketiak burung yang sakit tadi. Cara kedua ialah dengan memberikan obat-obatan cacar yang banyak dijual di apotek. Campurkan obat-obat cacar tadi dengan minuman buat burung.

Terakhir, dapat juga dilakukan dengan cara memberikan salep buat penyakit kulit. Salep ini, selain baik buat mengobati cacar, juga sangat baik buat menumbuhkan bulu-bulu yang sudah gundul. Jika perawatan dilakukan secara berkala, biasanya dalam waktu 2 minggu, burung-burung tadi akan kembali sehat.


6. Penyakit Kolera
Penyakit kolera pada burung puyuh ditandai dengan gejala-gejala seperti kotoran encer dengan warna agak kekuning-kuningan, coklat, dan hijau. Selain itu, burung ini biasanya menjadi lesu banyak menundukkan kepala. Nafsu makannya berkurang secara drastis, tetapi minumnya menjadi sangat banyak.

Penyembuhan bisa dilakukan dengan memberikan obat-obatan yang menyembuhkan kolera pada ayam. Obat-obatan ini sudah banyak diproduksi oleh pabrik-pabrik dan banyak dijual di berbagai toko atau perlengkapan peternakan. Anda dapat memberikan obat-obat tersebut kepada burung, namun dengan mengurangi kadar kekerasannya.


7. Penyakit Radang Cabang Tenggorokan
Penyakit radang cabang tenggorokan bisa diidentifikasi melalui gejala-gejala yang ditunjukan. Salah satu gejala yang paling mudah diamati adalah pernapasan burung seakan lebih pendek sehingga terlihat terengah-engah. Biasanya, akan terlihat adanya kerak nanah ysng berbau busuk yang menutupi lubang hidung.

Penyembuhan penyakit ini bisa dilakukan dengan memberikan vaksin CRD namun hanya untuk burung yang belum terinfeksi terlalu parah. Burung yang sudah terinfeksi parah biasanya hanya tinggal menunggu kematian sebab sampai saat ini belum di temukan obat yang mempu menyembuhkan penyakit ini secara total.

B. Vaksinasi Untuk Burung Puyuh

Saat ini, telah banyak ragam vaksin yang dibuat oleh pabrik obat-obatan untuk hewan ternak. Sebagian besar pembuat vaksin tersebut mengimpor bahan vaksin ini dari luar negeri, untuk kemudian diramu di dalam negeri. Sampai saat ini, beberapa vaksin yang telah sukses dibuat di dalam negeri, antara lain vaksin NCD dan NRD yang dipergunakan sebagai vaksin untuk penyakit cacar dan kolera.
cara memberikan vaksin untuk burung puyuh

Seperti halnya obat-obatan untuk manusia, obat-obatan untuk hewan ini pun memiliki batas waktu eksklusif dalam penggunaannya. Jangan sampai obat-obatan yang telah kadaluwarsa masih diberikan pada hewan atau ternak yang sakit. Pemberian obat-obatan kadaluwarsa ini bukannya akan menyembuhkan, tetapi justru akan membunuh hewan ternak.

Penggunaan vaksin ini dibagi ke dalam beberapa cara.
  1. Vaksinasi dilakukan dengan cara melakukan suntikan. Pemberian vaksin pada burung ini sebaiknya sudah dilakukan ketika burung masih berusia satu hari. Pemberian vaksin ini sebaiknya dilakukan secara berjangka, yakni antara 3 sampai 4 bulan sekali.
     
  2. Vaksinasi bisa dilakukan dengan cara meneteskan pada matanya atau pada lubang hidungnya. Takaran vaksin buat 100 anak ayam sama ukurannya dengan takaran buat 200 burung in. Untuk keperluan itu, diperlukan pula 5 ml air sebagai bahan campuran vaksin. Pemberian vaksin dengan cara ini membutuhkan waktu yang lama dan di lakukanoleh yang berpengalaman.
     
  3. Vaksinasi dilakukan dengan cara menyampurkan vaksin tersebut pada minuman burung. Cara ini dianggap yang paling praktis sebab Anda bisa melakukan sekali vaksin pada ratusan hingga ribuan burung.

Cara melakukan vaksinasi yang terakhir ini ialah sebagai berikut.
  1. Vaksin 1 ampul buat 50 ayam dilarutkan dalam 2 liter air, diberikan kepada 100 puyuh.
  2. Vaksin 1 ampul buat 100 ayam dilarutkan dalam 4 liter air, diberikan pada 200 ekor.
  3. Vaksin 1 ampul buat 500 ayam dilarutkan dalam 20 liter air, diberikan pada 1000 ekor.

Inilah Jenis Bibit Burung Puyuh Unggul

Ada beberapa jenis puyuh di antaranya ada yang berwarna bulu indah, tidak kalah menariknya dengan burung hias yang banyak dipelihara orang, tetapi sayang produksi telurnya rendah. Sehingga bagi yang berminat untuk menikmati keindahan warna bulu dan suaranya, puyuh seperti itu sangat tepat. Sedang bagi peternak yang ingin memanfaatkan telur atau dagingnya biasanya akan memillih jenis puyuh seperti Coturnix-cortunix japonica. Di antara jenis-jenis puyuh tersebut adalah:

1. Coturnix-cortunix japonica

Puyuh jenis ini dapat menghasilkan telur sebanyak 250-300 butir/ekor/tahun. Kelebihan lainnya adalah suaranya yang cukup keras dan agak berirama, karena itu dulu unggas ini dipelihara sebagai song bird (burung kelangenan). Hidupnya sering berpindah-pindah tempat.. Kemampuannya yang dapat menghasilkan 3-4 generasi pertahun, membuat unggas ini menarik perhatian sebagai ternak percobaan dalam penelitian. Telurnya berwarna cokelat tua, biru, putih dengan bintik-bintik hitam, cokelat, dan biru.
jenis bibit burung puyuh unggul

2. Coturnix chinensis (Blue brested Quail)

Betubuh sangat mungil, panjangnya hanya 15 cm. Biasa dijumpai di padang rumput terbuka, sawah yang baru dipanen, semak alang-alang, dan tanah pertanian yang belum ditanami. Hidupnya dalam kelompok-kelompok kecil. Hidupnya di areal dataran rendah. Makanannya berupa biji-bijian kecil dan serangga. Telurnya berwarna kuning tua mengkilap dan bertotol-totol hitam.
jenis bibit burung puyuh unggul

3. Rollulus roulroul (Puyuh Mahkota)

Badannya bulat dengan panjang mencapai 25 cm. Puyuh ini bentuknya paling indah jika dibandingkan dengan puyuh lain, sehingga dapat dipelihara sebagai burung hias. Hidupnya di hutan-hutan dan hanya terdapat di daerah seperti Kalimantan, Sumatera, Malaysia, dan Thailand. Unggas ini dapat hidup pada ketinggian 1.200 m di atas permukaan laut.
jenis bibit burung puyuh unggul

4. Callipepla squamata (Scaled quail)

Unggas ini termasuk berukuran besar, panjangnya mencapai 25-30 cm. Bermukim di Amerika Utara (sebelah barat Amerika dan Meksiko). Hidupnya di padang rumput, di daerah kering dan semi kering. Selama musim bertelur unggas ini senang hidup menyendiri, tetapi pada musim gugur dan musim dingin mereka berkumpul dalam kelompok besar. Puyuh ini bisa bertelur sebanyak 9-16 butir pada musim bertelur. Pakannya terdiri dari 30 % serangga, biji-bijian, dan beberapa jenis sayur-sayuran.
Puyuh jantan dan betina warna bulunya sama cantiknya, yaitu cokelat keabu-abuan dengan ornamen abu-abu dan putih yang menghiasi bagian depan tubuhnya, menyerupai sisik ikan. Oleh karena itu puyuh ini dinamakan scaled quail. Karena bentuknya yang lucu dengan komposisi bulu yang unik, unggas ini cocok untuk burung hias.
jenis bibit burung puyuh ungul

5. Lophortix gambelli (Gambels Quail)

Puyuh ini mempunyai tubuh yang gemuk pendek, tetapi mempunyai kaki yang kuat. Panjang badannya 25-28 cm. Hidup di daerah tandus yang bersemak-semak dan hanya terdapat di Amerika Utara. Makanannya berupa biji-bijian, pucuk daun, buah-buahan, serta sejumlah kecil serangga. Bertelur sebanyak 9-14 butir dan telur tersebut dierami selama 21-24 hari di dalam sarang yang dibuat di permukaan tanah lembab yang ditumbuhi rumput dan sejenis tumbuhan berdaun harum yang sering digunakan untuk bumbu masak.
jenis bibit burung puyuh ungul

Ciri bagian paling atas puyuh jantan adalah adanya warna cokelat dengan variasi garis-garis putih. Dadanya berwarna kuning tua diselingi garis lebar berwarna hitam sedangkan di bagian sisi depan tubuhnya berwarna kemerah-merahan. Ciri khasnya yaitu di bagian depan kepalanya terdapat bulu panjang yang meyerupai jambulnya mayorette, sehingga kalau berjalan jambulnya akan bergoyang-goyang. Dibanding jenis puyuh lainnya, jenis ini tampak paling unik dan lucu, sehingga cocok dipelihara sebagai burung hias.

Cara Meracik Pakan Super Untuk Burung Puyuh Produktif

Pada dasarnya yang namanya burung puyuh petelur pasti akan bertelur jika sel kelamin betina sudah siap untuk menghasilkan telur. Secara aliamiah burung puyuh tidak ada bedanya dengan ungags – unggas lain, ia akan bertelur jika melakukan perkawinan. Namun seiring berkambangnya zaman dan didukung oleh riset yang saya juga nda tau siapa yang melakukan riset itu. Burng Puyuh yang saat ini diternak dapat menghasilkan telur tanpa harus kawin. Jika kebutuhan nutrisinya tercukupi seekor burung puyuh remaja bisa mulai bertelur diusia 45 s/d 60 hari. Dengan catatan semua persyaratan pemeliharaan dan menejmen kandang sudah dijalani dengan baik.

Permasalahan standar pada ternak puyuh adalah masalah pakan, Semakin hari pakan jadi buatan pabrik harganya semakin ga karuan. Hal tersebutlah yang membuat sebagian peternak putar otak dan terus berkutat mencari solusi bagai mana caranya menekan harga pakan. Karna memang pada usaha peternakan khususnya puyuh hampir 70% biaya produksi dikeluarkan untuk membeli pakan, sisanya untuk obat – obatan, listrik, gaji karyawan DLL.

Sebenarnya burung puyuh sendiri ndak tau lho makanan mereka ternuat dari bahan apa saja, dan mereka juga ndak pernah mau tau berapa harga pakannya.  Bahkan jika anda memberi dedek/katul tanpa campuran apapun tak jamin pasti dimakan oleh pada puyuh. Yang namanya puyuh ya taunya makan, minum, ngising, dan jika kebutuhan nutrisnya terpenuhi baru dia bisa ngendok/bertelur.

Dari beberapa artikel yang sudah saya baca dan saya peraktekkan langsung memang ternyata ada setandar kebutuhan nutrisi pada pakan supaya sekor puyuh betina dapat memproduksi telur tanpa harus melakukan perkawinan. Di bawah ini saya tuliskan persyaratan mutu dan kandungan nutrisi yang dibutuhkan puyuh supaya mampu memproduksi telur.

meracih pakan burung puyuh

Kandungan nutrisi yang dibutuhkan adalah

Protein kasar               17 – 22 %
Lemak kasar                6,6 – 7 %
Serat kasar                   6,7 – 7 %
Abu                              8,7 – 13 %
Kalsium                       2,3 – 3,3 %
Fosfor                          0,4 – 1,8 %
Energy metabolis        2700 – 3895 KKal/Kg
Lisin                            min 0,9 %
Kadar air                     maks 14 %

Sebenarnya jika populasi sudah lebih dari 1000 ekor  ada baiknya untuk melakukan self mixing untuk menekan harga pakan/biaya produksi. Bahkan jika populasi sudah lebih dari 2000 ekor sangat dianjurkan  untuk melkukan self mixing.
Terkadang banyak ketidak tahuan dan keterbatasan untuk melakukan self mixing. Malah tidak menutup kemungkinan demi menurunkan harga pakan dan menekan biaya produksi pencampuran bahan termurah lebih di prioritaskan ketimbang bahan utama. Pencampuran bahan baku pakan dengan takaran/formula yg asal –asalan, keliru, tanpa didasari perhitungan yang tepat, atau dengan rumus DIKIRA-KIRA tidak menutup kemungkinan malah membuat hasil produksi menjadi tidak maksimal, bahkan menjadi drop. Malah terkadang efek tidak baiknya turut dirasakan oleh si burung puyuhnya.

Kepada para peternak Jika ingin melakukan self mixing saya sarankan melakukan cek pasar terlebih dahulu untuk ketersedian bahan baku dan harga. Untuk kebutuhan nutrisi yang sudah saya tulis di bawah ini akan saya tuliskan bahan apa saja yg di butuhkan,

Formula 1.
untuk takaran 100 Kg pakan :
Bahan : Jagung menir 50 Kg, Ketul 10 Kg, Konsentrat itik petelur 25 Kg, Konsentrat ayam pedaging 14 Kg, Premix/Top-mix 1Kg

Kandungan nutrisi : PK max 18,3%, ME 3130KKal, Abu Min 2,7%, serat kasar 3,7%, Ca min 3,3%, P min 0,7%, air max 13%, LK max 4,6%, Lysn max 0,4%, Met min 0,2

Formula 2.
Formula ini di khususkan untuk daerah yang agak kesulitan mendapatkan bahan baku untuk membuat self mixing, dan hanya ada pakan jadi didaerah tersebut

Untuk takarn 100 Kg pakan :
Bahan : Pakan jadi pabrikan ayam petelur 80 Kg, Pakan jadi ayam pedaging fase stater 19 Kg, Premix/Top-mix 1 Kg.

Kandungan nutrisi : PK max 18,5%, ME 2725KKal, Abu Min 10%, serat kasar 5,9%, Ca min 3,1%, P min 0,7%, air max 12%, LK max 4,6%, Lysn max 0,9%, Met min 0,9

Formula 3.
untuk formula ke 3 ini masih dalam tahap pengujian di kandang kami sendiri. Kenapa saya melakukan mixing dengan bahan – bahan yang saya tulis di bawah, karna harga jagung disini per  14 Agustus 2014 mencapai Rp 4,200/Kg. Pengujian di lakukan pada puyuh layer berusia 90 hari dengan jumlah 100 ekor. sudah dilakukan selama +/- 2 bulan sebelum saya tulis artikel ini. Jadi umur puyuhnya saat ini +/- 5 bulan. Dengan  Hasil telur perhari paling sedikit 87 dan paling banyak 92, dengan bobot rata -rata 91 s/d 96 butir per Kg. InsyaAllah jika tidak ada halangan dlm waktu dekat ini saya akan lakukan uji proksimat di lab Cikole – Bandung…

ini adalah bahan-bahan yg saya pakai untuk pembuatan 100 Kg.

Nasi Aking 30 Kg, Jagung menir 27 Kg, Katul 10 K, Bungkil kedele 15 Kg, Tepung ikan Prot 60% 15 Kg, Mineral (jika ada gunakan tepung tulang) 3 Kg.

setelah di lakukan perhitungan dengan menggunakan rumus trial and eror hasil kandungan nutrisi yang didapat adalah PK max 21,6%, ME 3120KKal, Abu Min 5,4%, serat kasar min2,5%, Ca min 2,6%, P min 0,7%, air max 12%, LK max 4,2%, Lysn max 1,3%, Met min 0,9%.

formula ke 4.
Nah, yg ini spesial buat daerah yang agak kesulitan mendapat bahan untuk membuat self mixing. Misal, disatu daerah hanya terdapat pakan – pakan jadi pabrikan untuk unggas.

Saran dari saya untuk pencampuran agar dapat dijadikan pakan puyuh fase layer sampai dengan afkir adalah :
1 sak/50kg pakan jadi pabrikan ayam petelur, di mix dengan 4 kg pakan ayam pedaging fase stater. Kenapa harus di mix dengan pakan ayam pedaging fase layer. Alasan singkatnya adalah untuk menurunkan kandungan Ca (Calsium) yg ada pada pakan ayam petelur tersebut.
1 sak/50kg pakan jadi pabrikan ayam pedaging fase stater di mix dengan 2 s/d 3kg mineral. Lihat lebel pakannya sebelum mencampur, perhatikan pada bagian Ca (Calsium) !!!

Sunday, February 26, 2017

Cara Mudah Budidaya Burung Puyuh

Meskipun sejenis burung, namun puyuh tidak bisa terbang tinggi seperti burung lainnya, Burung puyuh ini di alam biasanya hidup di semak belukar atau di sawah-sawah.
Dahulu keberadaan burung puyuh ini banyak tersebar liar di habitatnya, namun karna maraknya perburuan dan makin menyempitnya lahan tempat mereka tinggal, maka keberadaanyapun semakin langka. 
Namun bagi anda yang suka dngan olahan daging burung puyuh ini jangan khawatir, karna daging dan telornya yang sangat lezat dan mempunyai nilai ekonomi serta berpotensi bisnis, saat ini banyak cara yang di usahakan oleh petani dan pemerintah dalam mempertahankan keberadaannya yaitu dengan cara melakukan ternak puyuh untuk daging dan telor di rumah-rumah.

Selain alasan nilai Ekonomi dan kelestarian jenis burung ini, telur puyuh yang berukuran kecil  yang biasanya dimasak untuk berbagai sajian lezat, memiliki kandungan nutrisi yang sangat tinggi, jadi jangan  heran kalau telur puyuh ini tetap populer di tengah masyarakat, khususnya masyarakat Indonesia.

dan yang nggak kalah penting lagi adalah, anda semuanya punya banyak peluang dan kesempatan untuk menjadi pengusaha telur puyuh di wilayah anda.
Berikut admin post Cara Mudah dan Ampuh Budidaya Burung Puyuh.

cara mudah budidaya buung puyuh

A. Keuntungan Ternak Puyuh

Berikut ini beberapa keutungan atau kelebihan yang akan anda dapatkan jika melakukan ternak puyuh:

  1. Berdasarkan data permintaan pasar, angka permintaan telur puyuh semakin meningkat, sedangkan ketersediaan telur  puyuh masih sangat kurang. Jika Anda ingin ternak puyuh, kesempatan untuk mendapatkan pasar potensial sangat terbuka lebar.
  2. Di lihat dari harga telur puyuh, kedepannya cenderung akan terus meningkat.
  3. Saat ternak puyuh, bukanhanya telornya yang dapat kita jual tapi burung puyuh yang sudah tidak produktif lagipun bisa mendulang keuntungan lain bagi anda, Jika kita bisa berbisnis puyuh secara konsisten maka peluang kerja sama dengan para pengusaha kulinerpun semakin terbuka dan bisa meningkatkan omset penjualan
  4. Tidak hanya telur dan dagingnya saja, kotoran puyuh bisa kita manfaatkan untuk pupuk kandang bahkan bisa dijadikan sebagai pakan ikan karena di dalam kotoran puyuh terkandung nilai crude protein yang cukup tinggi.
  5. Kita juga bisa memanfaatkan bulu burung puyuh untuk kerajinan tangan yang bernilai ekonomis seperti kemucing dan lain sebagainya tentu saja dengan kerja sama yang terancang.
  6. Ternak puyuh bisa dilakukan di belakang rumah atau di gudang karena tidak membutuhkan lahan dan pekarangan yang luas, lain halnya dengan kita beternak ayam atau unggas yang lain yang memerlukan lahan yang luas.
  7. Dan yang jauh lebih penting adalah, sejauh ini belum adanya monopoli pasar pada perdagangan puyuh, sehingga Anda dengan leluasa mencari pasar potensial.
Bagaimana?!
Makin gregetan dan penasaran bukan? Ayook di simak cara dan prosesnya.

1. Prasyarat Ternak Puyuh

Sebelum kita membuat kandang untuk ternak puyuh, sebaiknya terlebih dahulu kita pastikan lingkungan untuk ternak puyuh berada di lingkungan yang tenang jauh dari sumber kebisingan. hal ini untuk menghidari atau meminimalisir tingkat kesetresan si puyuh tersebut, karena saat burung puyuh setres maka akan sulit bertelur, pada saat puyuh sulit bertelur otomatis menurunkan tingkat produktifitas dan omset yang akan kita dapatkan

2. Lokasi Ternak Puyuh

Setelah prasyarat di atas kita penuhi, Lebih baik lagi bila Letaknya mudah dijangkau, strategis untuk memudahkan kita dalam proses transportasi dan penjualan, Hindari lokasi yang rawan banjir, a untuk lebih aman lagi buatlah kandang panggung yang memiliki tiang pondasi yang tinggi dan kokoh dan  memiliki sirkulasi udara yang baik.

3. Persiapan Kandang Puyuh

Setelah segala macam teori kita lewati, berikut ini persiapan membuat kandang puyuh, buatlah kandang puyuh :
  • Memiliki temperatur suhu berkisar 20-25°C dengan tingkat kelembaban berkisar 30-80% anda dapat membeli tempratur ruangan di apotik atau alkes trdekat.
  • Hangat, berikan penerangan dengan memakai lampu 25-40 watt pada siang hari dan pada malam hari memakai lampu 40-60 watt
  • Memungkinkan cahaya matahari bisa masuk ke kandang puyuh
  • Memiliki model kandang ideal, ada 2 jenis kandang puyh yaitu sistem sangkar (batere) dan sistem litter (lantai sekam ). anda bisa coba salah satu saja.
  • Memiliki ukuran 1 m² untuk anak puyuh 90 – 100 ekor, kemudian saat usia puyuh mencapai 10 hari sebaiknya jumlah anak puyuh dikurangi hingga menjadi 60 ekor sampai berakhir masa anakan. Selanjutnya kandang berukuran 1 m² sebaiknya untuk menampung 40 ekor puyuh sampai masuk masa bertelur.

4. Pembuatan Kandang Puyuh


Perlu kita Perhatikan dalam berternak puyuh msangi-masing usia puyuh di bedakan dalam  kandang yang berbeda-beda, berikut pembahasanya:

Kandang sebagai Induk Pembibitan
Kandang jenis pertama ini berfungsi sebagai tempat indukan puyuh untuk pembibitan, jenis kandang ini sangat mempengaruhi hasil produktifitas dan kualitas dari telur puyuh. Seseuaikan ukuran kandang yang Anda buat dengan jumlah indukan puyuh yang dipelihara. Kandang puyuh yang ideal untuk digunakan pembibitan yaitu 1 ekor puyuh dewasa dengan luasan kandang 200 m²

Kandang Untuk Indukan Petelur
Jenis kandang yang kedua adalah untuk indukan yang menghasilkan telur yang akan kita jual. Kandang ini memiliki ukuran yang sama dengan jenis kandang untuk induk pembibitan, namun pada jenis kandang ini Anda bisa sedikit menambah kepadatan puyuh dalam satu kandang.

Kandang Untuk Anak Puyuh
Jenis kandang puyuh ketiga adalah khusus untuk memelihara anak puyuh berumur 1 hari – 2 atau 3 minggu. Jenis kandang ini dianjurkan memakai pemanas ruangan untuk menjaga kehangatan anak puyuh. Ukuran kandang untuk anak puyuh idealnya P x L x T 100 x 100 x 40 cm dengan ketinggian kaki kandang  50 cm, ukuran kandang tersebut dapat menampung sekitar 90 – 100 anak puyuh.

Kandang Untuk Puyuh  3 – 6 minggu
Jenis kandang puyuh yang terakhir adalah untuk puyuh yang berusia 3 -6 minggu. Ukuran, bentuk dan kapasitas puyuh dalam kandang sama dengan jenis kandang untuk indukan petelur. Pada umunya jenis kandang ini memiliki alas berupa kawat ram.

Dalam pembuatan kandang puyuh, pastikan juga anda memberikan perlengkapan pendukung seperti tempat makan dan minum puyuh, tempat bertelur hingga tempat obat-obatan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.


5. Persiapan Bibit Puyuh

Setelah kandang siap, langkah selanjutnya adalah persiapan pengisi kandang, yaitu burung puyuh itu sendiri. Perlu kita ketahui, ada tiga jenis bibit berdasarkan tujuan pemeliharaannya, antara lain sebagai berikut ;

Bibit puyuh untuk telur konsumsi
Jenis bibit pertama adalah untuk memproduksi telur yang akan dijual, pilihlah jantan dan betina yang sehat serta tidak memiliki riwayat penyakit sebelumnya agar produksi bisa optimal.

Bibit puyuh untuk produksi daging
Jenis bibit selanjutnya adalah jenis puyuh yang akan kita jual puyuhnya, disini tujuan ternak kita adalah untuk produksi daging, sebaiknya dipilih bibit puyuh jantan dan jenis puyuh petelur afkiran

Bibit puyuh untuk penghasil telur tetas
Bibit selanjutnya adalah untuk menghasilkan telur tetas, sebaiknya anda memilih jenis bibit puyuh betina yang memiliki produktifitas telur yang baik dan untuk puyuh pejantan dipilih yang sehat dan sudah siap untuk dikawinkan.

6. Perawatan Puyuh

Setelah kita selesai dengan kandang dan bibit, langkah selanjutnya adalah tindahan perawatan agar ternak puyuh yang kita lakukan bisa optimal. Berikut ini tindakan perawatan yang sebaiknya kita lakukan:

cara mudah budidaya burung puyuh

Jaga Kebersihan Kandang

Pertama yang harus kita rawat adalah rutin membersihkan kandang secara rutin. Membersihkan kandang secara rutin dapat mencegah timbulnya penyakit dan sebaiknya lakukan vaksinasi pada periode waktu tertentu

Pengontrolan Penyakit
Perawatan puyuh yang selanjutnya adalah dengan mengendalikan penyakit. Kita perlu melakukan kontrol terhadapt puyuh secara berkala agar terhindar dari penyakit atau meminimalisir penyakit menjangkiti yang lainnya. Segera lakukan pengobatan pada puyuh yang skit sesuai dengan anjuran dinas peternakan atau penyuluh setempat.

Pakan Puyuh

Perawatan selanjutnya adalah dalam bentuk pemberian pakan, berupa pelet atau remah-remah serta bentuk tepung, sebaiknya anak puyuh diberikan pakan 2 kali yaitu pagi dan sore hari. Sedangkan untuk puyuh dewasa dan remaja diberikan satu kali sehari saja yaitu pada waktu pagi hari. Pemberian minum anak puyuh bisa dilakukan sepanjang hari.

Jumlah Asupan Makanan Burung Puyuh
  • Usia 1 hari – 1 minggu 2 gram
  • Usia 1 minggu – 2 minggu 4 gram
  • Usia 2 minggu – 4 minggu 8 gram
  • Usia 4 minggu – 5 minggu 13 gram
  • Usia 5 minggu – 6 minggu 15 gram
  • Usia Di atas 6 minggu17-19 gram

Untuk minum sendiri kita bisa memberikannya secara bebas, artinya dipenuhi setiap saat. Anda dapat menggunakan air sumur atau air sungai. Hindari air minum yang telah tercemar, apalagi mengandung racun dan jangan lupa bersihkan tempat minum 3 hari sekali.


Pemberian Vaksinasi & Obat
Puyuh juga perlu diberikan vaksin agar kuat dalam meghadapi serangan bibit penyakit yang mungkin menjangkiti. Pemberian vaksin sebaiknya dilakukan pada usia 4 – 7 hari dengan jumlah dosis setengah dari jumlah dosis untuk ayam. Vaksin dapat diberikan melalui tetes mata ( intra okuler ) atau bisa menggunakan air minum ( peroral ).
Perawatan Masa Bertelur Puyuh

Setelah kita merawat puyuh selama 6 minggu, sebaiknya kita memisahkan antara pejantan dan betinanya. Jika Anda hanya berkeinginan untuk memproduksi telur puyuh konsumsi (untuk dimakan), tindakan yang baik adalah hanya menempatkan burung puyuh betina dalam satu kandang. Alasannya, telur puyuh yang tidak mengandung benih tidak mudah busuk dibandingkan yang mengandung benih (untuk ditetaskan).

Jika berkeinginan untuk menghasilkan telur tetas juga, Anda dapat mencampur pejantan dan betina dalam satu kandang. Perbandingan yang ideal antara burung puyuh pejantan dan betina adalah 1 : 3 (1 pejantan dengan 3 betina).

Bagaimana cara membedakan puyuh jantan dan betina? Berikut ini cara membedakan puyuh jantan dan betina:

Puyuh Jantan
Kepala/Muka Berwarna coklat gelap dan rahang bawah gelap, Bulu Dada Kuning

Puyuh Betina
Kepala/Muka Berwarna coklat terang dan rahang bawah putih, Bulu Dada Terdapat bercak hitam atau coklat

7. Pemanenan

Langkah selanjutnya adalah yang dinanti-nanti oleh pembudidaya, yaitu proses pemanenan. Untuk memanen telur puyuh sebaiknya dilakukan pada pagi hari sebelum anda memberi makanan (kurang lebih pukul 06.00). Telur-telur hasil pemanenan hendaknya ditempatkan pada suatu tempat. Telur yang retak dipisahkan dari telur yang utuh. Adalah hal yang baik pula jika anda dapat memisahkan telur menurut ukurannya sehingga Anda mempunyai tingkatan ukuran telur dan tentunya harganya pun dapat Anda bedakan.