Hello Sahabat Bloger...
Sebelumnya admin sudah post tentang Cara Mudah Budidaya Burung Puyuh, nah Kali Ini Admin Post tentang bagaimanasih kandang ideal untuk bahan rupiah untuk kita ini?
Kenyamanan diperlukan agar puyuh dapat beraktifitas dengan tenang tanpa adanya tekanan kepadatan puyuh yang berakibat terjadinya perebutan kebutuhan hidup seperti pakan dan minum.
Tinggi bangunan sebaiknya tidak kurang dari 5,5 meter. Semakin tinggi bangunan akan semakin baik karena ruang untuk udara tersedia lebih banyak sehingga ruang didalamnya tidak pengap.
Lebar bangunan tidak lebih dari 7 meter dan kemiringan atap 45 derjat.
Kenyamanan diperlukan agar puyuh dapat beraktifitas dengan tenang tanpa adanya tekanan kepadatan puyuh yang berakibat terjadinya perebutan kebutuhan hidup seperti pakan dan minum.
Tinggi bangunan sebaiknya tidak kurang dari 5,5 meter. Semakin tinggi bangunan akan semakin baik karena ruang untuk udara tersedia lebih banyak sehingga ruang didalamnya tidak pengap.
Lebar bangunan tidak lebih dari 7 meter dan kemiringan atap 45 derjat.
Beberapa hal yang harus di perhatikan dalam pembuatan kandang meliputi ukuran kandang, tingkat kepadatan, tingkat posisi kandang, bahan pembuat kandang, ketersediaan dan ketermudahan jangkauan pakan, serta ketersediaan alat-alat penunjang untuk memenuhi kebutuhan puyuh dalam kandang.
A. Perhatikan ukuran kandang yang hendak dibuat.
Dalam pembuatan kandang, ukuran kandang harus disesuaikan dengan lahan yang ada. Selain dari segi ketersediaan lahan, pembuatan kandang harus memperhatikan sifat dari burung puyuh.
Puyuh adalah unggas yang memiliki sifat alami yaitu gemar berlari dan melompat. Ukuran kandang perlu dipertimbangkan agar tidak terlalu sempit dan terlalu luas untuk bagi ruang gerak puyuh .
Dilihat dari ketersediaan lahan dan jumlah puyuh yang akan dipelihara maka kandang puyuh dibedakan menjadi kandang bertingkat.
Pada kandang tidak bertingkat, panjang kandang yang harus dibuat tidak dibatasi, tetapi disesuaikan dengan ketersediaan lahan. sementara lebar kandang yang disarankan tidak lebih dari 60 cm atau disesuaikan dengan jangkauan tangan agar penanganan saat pembersihan kotoran dan pengambilan telur lebiih mudah. Tinggi kandang maksimal yang dianjurkan adalah 30cm agar jika puyuh melompat, daya bentur yang terjadi antara puyuh dengan atap kandang tidak terlalu keras. Benturan dapat mengakibatkan luka pada kepala puyuh. Penentuan tinggi kandang ini perlu di perhatikan karena puyuh suka melompat-lompat.
Untuk kandang bertingkat, terdapat dua macam bentuk kandang, yaitu kandang bertingkat vertikal dan bersusun. Kandang vertikal digunakan pada lahan sempit agar puyuh dapat dipelihara dalam jumlah lebih banyak dibandingkan kandang tidak bertingkat pada suatu luasan yang sama. Kandang bertingkat vertikal ini sebaiknya di buat tidak lebih dari empat tingkat. Jika lebih, biasanya tingkat diatasnya akan terabaikan. Semakin tinggi tingkat kandang maka perhatian yang diberikan pada tingkat teratas semakin berkurang. Hal ini terjadi akibat kondisi kandang yang sulit diawasi. Ukuran yang ideal untuk kandang bertingkat vertikal sama dengan kandang tidak bertingkat.
Kandang bersusun memiliki susunan kandang seperti anak tangga. Panjang kandang yang disarankan disesuaikan dengan ketersediaan lahan, sedangkan lebar kandang 45cm dan tinggi kandang 15 cm. Ukuran lebar dan tinggi kandang bersusun lebih pendek dari kandang bertingkat. Pengurangan ukuran ini dilakukan karena menjorok sehingga kandang diposisi paling atas dapat terjangkau. Jumlah susunan kandang bersusun lebih baik sebanyak tiga susun. Jika lebih, kandang diatas nya susah dijangkau . Pada kandang tersusun terdapat lahan kosong di bagian bawah susunan kandang. Kelebihan kandang bersusun antara lain kematian akibat benturan kepala dengan atap kandang lebih rendah karena tinggi kandangnya hanya 15 cm, sirkulasi udara dalam sangkar lebih bagus, dan mudah melakukan kontrol atau seleksi kesehatan agar puyuh mendekati masa afkir.
Bangunan yang dibuat harus memberikan keteduhan pada kandang yang ada didalamnya. Kandang merupakan tempat tinggal dan beraktifitas bagi puyuh. Seberapa jauh puyuh akan ''kerasan'' menikmati hidup tergantung dari kenyamanan tempat tinggalnya.
Puyuh adalah unggas yang memiliki sifat alami yaitu gemar berlari dan melompat. Ukuran kandang perlu dipertimbangkan agar tidak terlalu sempit dan terlalu luas untuk bagi ruang gerak puyuh .
Dilihat dari ketersediaan lahan dan jumlah puyuh yang akan dipelihara maka kandang puyuh dibedakan menjadi kandang bertingkat.
Pada kandang tidak bertingkat, panjang kandang yang harus dibuat tidak dibatasi, tetapi disesuaikan dengan ketersediaan lahan. sementara lebar kandang yang disarankan tidak lebih dari 60 cm atau disesuaikan dengan jangkauan tangan agar penanganan saat pembersihan kotoran dan pengambilan telur lebiih mudah. Tinggi kandang maksimal yang dianjurkan adalah 30cm agar jika puyuh melompat, daya bentur yang terjadi antara puyuh dengan atap kandang tidak terlalu keras. Benturan dapat mengakibatkan luka pada kepala puyuh. Penentuan tinggi kandang ini perlu di perhatikan karena puyuh suka melompat-lompat.
Untuk kandang bertingkat, terdapat dua macam bentuk kandang, yaitu kandang bertingkat vertikal dan bersusun. Kandang vertikal digunakan pada lahan sempit agar puyuh dapat dipelihara dalam jumlah lebih banyak dibandingkan kandang tidak bertingkat pada suatu luasan yang sama. Kandang bertingkat vertikal ini sebaiknya di buat tidak lebih dari empat tingkat. Jika lebih, biasanya tingkat diatasnya akan terabaikan. Semakin tinggi tingkat kandang maka perhatian yang diberikan pada tingkat teratas semakin berkurang. Hal ini terjadi akibat kondisi kandang yang sulit diawasi. Ukuran yang ideal untuk kandang bertingkat vertikal sama dengan kandang tidak bertingkat.
Kandang bersusun memiliki susunan kandang seperti anak tangga. Panjang kandang yang disarankan disesuaikan dengan ketersediaan lahan, sedangkan lebar kandang 45cm dan tinggi kandang 15 cm. Ukuran lebar dan tinggi kandang bersusun lebih pendek dari kandang bertingkat. Pengurangan ukuran ini dilakukan karena menjorok sehingga kandang diposisi paling atas dapat terjangkau. Jumlah susunan kandang bersusun lebih baik sebanyak tiga susun. Jika lebih, kandang diatas nya susah dijangkau . Pada kandang tersusun terdapat lahan kosong di bagian bawah susunan kandang. Kelebihan kandang bersusun antara lain kematian akibat benturan kepala dengan atap kandang lebih rendah karena tinggi kandangnya hanya 15 cm, sirkulasi udara dalam sangkar lebih bagus, dan mudah melakukan kontrol atau seleksi kesehatan agar puyuh mendekati masa afkir.
Bangunan yang dibuat harus memberikan keteduhan pada kandang yang ada didalamnya. Kandang merupakan tempat tinggal dan beraktifitas bagi puyuh. Seberapa jauh puyuh akan ''kerasan'' menikmati hidup tergantung dari kenyamanan tempat tinggalnya.
B. Perhatikan Kepadatan puyuh dalam ruangan kandang
Kepadatan yang ideal untuk kandang bertingkat adalah 250 cm/ekor puyuh. Sementara kepadatan yang disarankan untuk kandang bersusun adalah 200cm/ekor puyuh. Jika luasan yang diberikan untuk tiap ekor puyuh lebih sempit dari yang dianjurkan, mengakibatkan puyuh tidak leluasa bergerak. Ketidak aktivan puyuh akibat tidak leluasanya tempat untuk bergerak menyebabkan puyuh mudah menyebabkan penyakit.
Luasan yang lebih besar menyebabkan puyuh lebih leluasa untuk berlari-lari. Jika ruangan terlalu luas maka cadangan lemak dan protein didalam tubuh akan banayak dikeluarkan dalam bentuk energi untuk beraktifitas. kehi;angan protein dari dalam tubuh akan menyebabkan produktivitas menurun.
Luasan yang lebih besar menyebabkan puyuh lebih leluasa untuk berlari-lari. Jika ruangan terlalu luas maka cadangan lemak dan protein didalam tubuh akan banayak dikeluarkan dalam bentuk energi untuk beraktifitas. kehi;angan protein dari dalam tubuh akan menyebabkan produktivitas menurun.
C. Posisi bangunan kandang
Bangunan hendaknya dibangun membujur timur-barat. Hal ini dilakukan untuk menghindari sinar matahari secara langsung pada saat terik dapat menyebabkan dehidrasi dan stres pada puyuh. Oleh karena itu, lingkungan disekitar kandang perlu ditanami pepohonan untuk memberikan keteduhan. Fungsi lain dari adanya pepohonan ini adalah mengurangi kecepatan angin yang menerobos kedalam bangunan.
Demikian Postingan Kita Kali ini, semoga bermanfaat dan dapat membantu pembaca, untuk kritik dan saran yang membangun dapat mengisi komentar atau langsung ke menu Contact Us
Demikian Postingan Kita Kali ini, semoga bermanfaat dan dapat membantu pembaca, untuk kritik dan saran yang membangun dapat mengisi komentar atau langsung ke menu Contact Us











